Perkembangan Islam Tidak Terlepas Dari Politik
Review
media radio
Frekuensi
94,60 MHz, kota perak, dilakukan pada tgl 28 November 2017 jam 04.30 - 06.00.
Perkembangan Islam Tidak Terlepas Dari Politik
Perkembnagan islam tidak bisa terlepas dari kehidupan potitik, nabi
Muhammad SAW selai sebagai Rosul juga beliau menjadi Kholifah/ kepala
pemerintahan, untuk menegakkan kedamaian Rosul sangat menjunjung nilai
toleransi. Kita sangatlah beruntung hidup dinegara Indonesia, karena Indonesia
adalah megara yang mencontoh kepemimpinan Rosulullah. Indonesia terdapat
bermacam-macam suku,budaya, agama tapi masih bisa bersatu menjunjung falsafah
negara yakni pancasila dan berpegang teguh pada Bhineka Tunggal Ika. Seperti
halnya Rosul hijrah ke madinah, kenapa beliau berhijrah ke madinah? Karena
ingin mengembangakan agama sekaligus ingen membangun persaudaraan antar umat
beragama. Beliau mengumpulkan orang-orang kafir yang mau bekerja sama dengan
orang-orang islam. Sehingga ditetapkan sebagai piagam madinah yang berisi haram
membunuh orang-orang kafir yang mau bekerja sama dengan orang islam. Dari
situlah letak toleransi yang di tunjukkan oleh Rosulullah, betapa sangat di
anjurkan. Dari situlah kenapa pemerintahan pada zaman Rosulullah rakyatnya
sangat makmur, meski hanya di pimpin oleh 1 orang saja. Berbeda dengan negara
yang di pimpin oleh banyak perangkat. Seperti Indonisia misal, yang ada di
dalamnya KPK, DPR, DPRD, Mentri, dalan lain-lain. Tetapi kenpa keperintahnya kurang
laik dan banyak masyarakat yang menderita? Karena komponen-komponen yang
didalamnya itu tidak jujur, dalam
menjalankan amanah, seperti halnya korupsi yang memakan uang rakyat. Berbeda dengan
Rosulullah, sejak kecil beliau sudah terkenal jujur. Dalam berdagang beliau
juga sangat jujur sehingga dagangannya laris. Melihat akhlak Rosulullah yang
baik, seorang janda cantik dan sangat kaya mau menikahiNya, Khidijah namanya.
Sebenarnya Negara di dunia banyak sekali yang notabennya orang non
islam, tetapi mereka menggukankan prinsip-prinsip dan aturan islam, tetapi
sebalikya banyak negara islam tiak mencerminkan keislamannya, seperti halnya di
Jepang, Korea, Singapura, Hongkong dan negara-negara lain adalah negara yang
notabennya Non-Islam tetapi mereka menggunakan prinsip-prinsip Islam, seperti
Ana Dhofatu Minal Iman. Disana kebrsihan sangatlah terjaga, bahkan tidak ada
sampah kaleng minuman yang berserakan satupun, sungainya bersih sampai dasar
sungai dan ikan-ikan didalamnya itu kelihatan. Islam sangat menganjurkan
menjaga kebersihan. Berdeda dengan negara-negara Islam seprti suria, arab,
persia, yaman, dll, disana anyak terjadi pertikaian antar sedama umat beragama
islam. Bahkan kemarin sempat kemarin terjadi perang saudara yang menewaskan
ribuan orang islam. Hal itu sangat tidak dianjurkan dan dibenci oleh islam. Islam
mengajarkan toleransi dan tidak peranah mengajarkan umatnya untuk saling
membunuh. Malah yang akhir-akhir ini ada gerakan yang ingin membuat negara
Islam yaki ISIS. Dimana mereka membantai buta orang orang yang menghalangi
niatnya untuk mendirikan negara Islam. Dalam islam juga tidak di anjurkan hal
seperti itu, karena karena islam adalah agama yang menjunjung tinggi rasa
perdamaian.
Islam masuk kedalam bangsa Indonesia juga dengan damai, Islam tidak
langsung menghapus budaya-budaya nenek moyang yang melekat mendarah mendaging
di Indonesia. Seperti halnya genduren, menyiapkan sesaji di hari ke 7, 9, 40,
100, 1000 hari orang meninggal dunia. Islam tidak menghapus kegiatan yang
seperti itu, tetapi mengganti niatnya dengan sedekah dan mendekatkan diri
kepada allah. Islam itu feksible jadi sangat mudah diterima oleh bangsa
Indoesia. Berbeda denganagama lain, contohnya ketika penjajah belanda masuk ke
Indonesia, mereka juga membawa/ mengembangkan agamanya, tetapi hal itu hal itu
disampaikan dengan keras dan tidak freksible sehingga tidak mudah diterima oleh
rakyat Indonesia.
Jadi pada dasarnya islam berkembang di Indonesia tidak terlepas
dari kehidupan politik dan disampaikan secara freksible, sehingga agama islam
mudah untuk diterima oleh semua kalangan khususnya di Indonesia. Sehinga menjadikan
negara Indonesia adalah negara yang berpenduduk islma terbesar di Dunia.
Komentar
Posting Komentar